Sunday, August 16

Kehendak nya

Petang itu .

Petang itu dia datang dengan senyuman yang luar biasa .Dan seperti biasa dia akan duduk di sebelah aku , di mana tempat itu selalu dikosongkan hanya untuk dia .

Dan dia seperti biasa akan menoleh ke arah aku dan mengucapkan , hi dan aku membalas nya dengan senyuman yang terindah .

Kelas itu berjalan seperti biasa , cikgu Zul mengajar sejarah di hadapan dan aku konon nya khusyuk mendengar walhal mata ku ingin sekali memandang ke arahnya , hati ku ingin sekali memanggil nya ,dan telinga ku ingin sekali mendengar suara nya . Ya , suara nya .


Suara engkau ada lah soundtrack musim panas ku ,
Ada kah engkau tahu engkau tidak seperti yang lain ,
Kau akan selalu menjadi petir ku , Dan aku kata

Mata engkau ada lah yang paling indah di antara semua warna
Aku tidak mahu lagi mencintai yang lain
Kau akan selalu menjadi petir ku
jadi bawa lah hujan
dan bawa lah sekali petir

thunder



tangan ku pantas menyalin segala informasi yang disumbatkan di atas papan putih dan sesekali mata ku mengerling ke arah jarum jam yang berada di dinding itu .


ah , 6 petang
aku pulang dengan hati yang berbunga
tapi itu dulu .

2 comments:

Snow Man Is Doing Some Hommage said...

memang indah kalau begini setiap hari..kann..

Dian said...

sekarang tak :|